Strategi Bisnis Sayuran - Pedagang boleh coba 5 hal ini

Strategi Bisnis Sayuran oleh Bisnisan. Sayuran adalah salah satu hal yang selalu dibutuhkan oleh semua masyarakat, terlebih lagi di negara kita terkenal dengan kesuburan tanahnya yang memudahkan dalam menanam berbagai jenis sayuran dan keanekaragaman dalam hal kuliner. 


Sehingga Sayuran menjadi salah satu peluang bisnis yang banyak diminati. Oleh karena itu, ketika terjun dalam bisnis ini, kita harus mempersiapkan strategi bisnis yang tepat agar bisnis anda berjalan dengan baik.


Strategi Bisnis Sayuran

Postingan ini sebenarnya lebih ditujukan bagi para pelaku bisnis sebagai pedagang atau penjual dan untuk strategi bisnis sayuran bagi petani, kita akan bahas di lain kesempatan. 


Jika anda baru akan memulai bisnis sayuran, anda mungkin bisa mempertimbangkan terlebih dahulu mengenai kelebihan dan kekurangan dalam bisnis sayuran ini. Hal ini juga bisa sangat berguna agar anda bisa mengoptimalkan penghasilan dan meminimalisir kerugian dalam bisnis ini.


Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Sayuran


Kelebihan Bisnis Sayuran

  1. Barang Mudah didapat
    Anda bisa membeli sayuran dari pasar atau bahkan langsung dari petani

  2. Produk atau barang sangat dibutuhkan setiap hari
    Umumnya di pagi dan sore hari, bahkan di malam hari pun terkadang masih ada orng yang membeli sayuran. 

  3. Pembeli banyak
    Cukup sediakan apa yang pembeli butuhkan dengan harga yang sesuai, bisnis sayuran sudah bisa berjalan. 

  4. Modal Bisa menyesuaikan
    Modal bisa sesuaikan dan ditingkatkan secara bertahap dari hasil keuntungan.

  5. Kalkulasi untung rugi sangat mudah
    Karena bisnis sayuran terbilang cepat, perhitungan untung rugi nya pun semakin mudah. 

  6. Tidak membutuhkan keahlian atau sertifikat khusus
    Bisnis sayuran ini bisa dilakukan oleh siapa saja selama mereka mau menjalaninya termasuk para Ibu Rumah tangga yang ingin mendapat penghasilan sampinga

  7. Bisa dijalankan baik di kampung ataupun dikota
    Biasanya penjual hanya berjualan disekitaran tempat tinggalnya, meski ada juga yang pergi merantau dan menjadi pedagang sayuran di daerah lain.

Kekurangan

  1. Persaingan cukup tinggi
    Setidaknya dari 7 point kelebihan diatas lah yang menjadikan bisnis ini memiliki persaingan yang cukup tinggi. Hal ini tentunya harus anda renungkan ulang dengan melihat dimana lokasi anda akan berjualan.

  2. Harus habis dalam waktu cepat
    Karena sayuran cenderung tidak bisa bertahan lama dan mudah basi, hal ini tentunya bisa jadi kerugian, terlebih lagi  sayuran yang  basi atau yang tidak terjual tidak bisa direturn atau ditukarkan

  3. Item harus beragam 
    Karena banyaknya jenis sayuran yang harus disediakan, kekeliruan pun sering terjadi, bahkan item yang penting, kadang lupa untuk disediakan. 

  4. Pembeli biasanya hanya memilih sayuran yang masih benar - benar segar
    Hal ini juga kadang menjadi permasalahan yang membuat barang tidak habis terjual.  

  5. Terkadang terjadi perubahan harga yang signifikan dalam waktu singkat
    Kita juga harus aktif mengikuti informasi harga sayuran terbaru, ketika suatu barang harganya tida - tiba naik, tentunya akan berdampak pada variasi dan jumlah barang lain yang akan dijual.

  6. Pembeli sering menawar atau meminta diskon dan bonus
    Karena kebanyakan pembeli adalah kaum wanita, sudah hal ini sudah menjadi masalah klasik yang harus anda siasati dengan baik agar tidak mengalami kerugian.

  7. Hutang pembeli
    Karena bisnis ini biasanya berada dilingkungan sekitar, berkecimpung dengan orang - orang yang sudah kenal. Pembeli terkadang mudah sekali untuk berbelanja dan meminta untuk dihutangkan.

    Untuk yang berbisnis dalam skala kecil, terkadang hal inilah yang membuat bisnis mereka macet bahkan menjadi bangkrut.

Setelah mengetahui kekurangan dan kelebihannya, Anda yang baru akan memulai bisnis ini semoga lebih memahami dan menjadi lebih siap lagi dalam berbisnis. Berikut ini adalah strategi bisnis sayuran terutama bagi anda yang baru akan mulai berdagang.


Strategi Bisnis Sayuran


1. Dimana anda akan mengambil barang untuk dijual

Secara umum anda bisa membeli sayuran untuk dijual kembali adalah dari pasar dan langsung dari petani.

Strategi : Bangun relasi bisnis. 
  • Bekerjasamalah dengan pedagang utama baik itu di pasar maupun kepada petani secara langsung, di awal - awal anda juga harus melakukan survey dan banyak percobaan terlebih dahulu giuna mendapatkan produk yang berkualitas dan lengkap dengan harga dibawah standar.

  • Bangun kedekatan secara individu dengan pedagang di pasar atau petani yang kita pilih untuk bekerjasama. Misalnya berkunjung kerumah mereka, menyisihkan waktu untuk membantu mereka saat anda sedang belanja di toko mereka, dll yang bisa membangun kedekatan secara individu.

    Kedekatan secara individu bisa memberikan banyak keuntungan bagi bisnis anda, anda bisa mendapatkan prioritas utama dari mereka terlebih biasnya mereka memiliki banyak pembeli dan pelanggan. Jika anda tidak dekat bahkan tidak dikenal, tentunya akan sulit bagi anda mendapatkan prioritas dari mereka.  

  • Buat kerjasama anda saling menguntungkan. Anda juga harus memberikan feedback bagi penjual atau petani yang bekerja sama dengan anda.

    Misalnya, jika anda bisa mendapatkan beberapa jenis sayuran yang lebih murah langsung dari petani, coba tawarkan kepada penjual dipasar yang bekerjasama dengan anda. dari proses ini semuanya bisa mendapat keuntungan.
    - Petani akan senang barangnya bisa langsung terjual,
    - Pedagang di pasar senang mendapatkan harga yang lebih murah untuk item tertentu,
    - Dan Anda bisa tetap mendapatkan harga yang lebih murah dari petani serta mendapatkan jenis sayuran yang lain dari pedagang dipasar dengan harga yang lebih murah.

    Mungkin Anda merasa takut ketika mengarahkan pedagang dipasar kepada petani maka anda tidak bisa membeli langsung dari petani lagi, untuk meminimalisir hal ini terjadi , itulah kenapa kita harus membangun kedekatan secara individu terlebih dahulu. 

2. Berapa modal yang akan digunakan

Tentukan berapa modal yang akan digunakan untuk bisnis.

Strategi : Pastikan modal tidak terganggu
  • Selalu pisahkan uang modal bisnis anda dengan hal - hal lain, 
    Karena bisnis sayuran biasanya beriringan dengan aktifitas sehari-hari anda, maka pastikan anda tidak mencampur uang modal anda dengan hal - hal lain yang bisa membuat anda kebingungan dalam mengkalkulasi hasil bisnis anda nantinya.

  • Buat catatan bagaimana modal itu digunakan
    Ada baiknya anda selalu mencatat setiap pembelanjaan modal yang digunakan agar

  • Selalu mengganti modal yang terpakai
    Jika dalam kondisi tertentu anda terpaksa menggunakan uang modal anda, usahakan secepat mungkin anda harus menggantinya.

  • Tingkatkan modal secara bertahap
    Agar bisnis anda cepat berkembang, sangat disarankan untuk selalu menambah modal anda meskipun itu secara bertahap baik dari hasil keuntungan ataupun sumber keuangan lainnya.

  • Buat modal cadangan
    Karena bisnis tidak selalu berjalan dengan lancar, terutama dalam bisnis sayuran yang tidak bisa bertahan lama untuk disimpan, maka cadangan modal akan selalu di perlukan untuk meng-cover modal anda saat mengalami kerugian karena barang tidak habis terjual atau karena alasan lainnya. Anda juga bisa menyimpan modal cadangan ini dalam bentuk emas atau sesuatu yang lain yang memiliki nilai jual stabil di masa mendatang.

3. Penanganan Produk ( Sayuran )

Karena Sayuran ini kebanyakan bersifat lembek dan cepat basi atau busuk, anda harus berhati - hati dalam menanganinya.

Strategi : Pilih sayuran yang masih segar dan simpan yang baik 
  • pilih dan beli sayuran yang masih segar dan kualitasnya baik
    Lebih baik anda membeli sedikit lebih mahal dengan kualitas yang baik daripada membeli yang murah dengan kualitas buruk.

    Biasanya pedagang dipasar akan memberikan harga lebih murah untuk menghabiskan barang dagangannya. Ini memang bisa jadi menguntungkan bagi anda, tapi resiko kerugiannya pun jauh lebih besar karena pembeli rata - rata enggan membeli yang kualitasnya buruk, dan masa simpan sayuran tersebut jauh lebih pendek.

  • Tata penyimpanan sayuran
    Anda mungkin harus mulai belajar menata sayuran anda dengan memilah mana yang kuat di tumpuk dan mana yang tidak. Meski hal ini sedikit merepotkan, namun inilah salah satu tantangan dalam bisnis sayuran yang harus anda tangani.

    Agar memudahkan dalam menata, anda bisa membeli sayuran yang bisa ditumpuk terlebih dahulu dan di akhir barulah sayuran yang tidak kuat ditumpuk.

    Pisahkan juga barang dagangan anda yang tidak habis terjual. Contohnya untuk bawang merah dan bawang putih mungkin bisa di angin-anginkan saja, untuk tomat yang matang simpan dalam kulkas dan yang masih hijau bisa di angin-anginkan saja. sebaiknya anda juga membuang sayuran yang sudah layu dan tidak layak untuk dijual.

  • Kemas sebelum menjual,
    Salah satu cara yang bisa meningkatkan daya jual adalah kemasan. Mungkin anda pernah membandingkan suatu produk yang sama dengan harga berbeda hanya karena kemasan saja.

    Hal ini bisa diterapkan pula pada bisnis anda, anda bisa meniru cara pengemasan sayuran yang ada di supermarket atau dengan cara anda sendiri.

  • Pasang label harga
    Dengan memasang label harga bisa memudahkan pembeli untuk memilih sayuran tanpa harus selalu menanyakan kepada anda. dan anda juga tidak harus selalu repot menjawab satu persatu. Memasang label harga juga bisa mengurangi resiko penawaran yang tidak wajar dari pembeli.

3. Lokasi Jualan


Penting untuk menentukan lokasi jualan, karena meskipun sayuran adalah barang yang selalu dibutuhkan, namun ketika anda memiliki banyak saingan maka hal itu tetap saja menjadi hal yang berat bagi bisnis anda. Oleh karenanya Silahkan tentukan lokasi jualan yang strategis untuk bisnis anda.

4. Cara berjualan

Inilah bagian penting yang harus anda maksimalkan, pada umumnya menjual sayuran bisa dilakukan dengan langsung di toko, jualan keliling, dan dengan cara online.

Strategi :
  • Lakukan pendekatan dengan pelanggan atau pembeli
    Sama halnya seperti yang anda lakukan dengan pedagang yang telah kita uraikan diatas, yaitu membangun kedekatan dengan mereka. Jika persaingan disekitar anda cukup tinggi, maka hal ini penting untuk diterapkan.

  • Terima pesanan pembeli
    Mulailah untuk meminta kontak pembeli yang bisa di hubungi, baik itu no telepon biasa maupun kontak whatsapp. Ketika anda memiliki ini, langkah bisnis sayuran anda bisa jadi lebih mudah.

    Ketika kontak sudah terkumpul, ini bisa menjadi peluang anda menjalankan bisnis hanya dengan modal hp dan kuota saja. Anda bisa melakukan broadcast message dan mulai menerima pesanan sebelum anda berbelanja sayuran utuk anda dagangkan.

    Hal ini tentunya membuat anda tau barang apa saja yang harus di beli dan apa saja yang sekiranya tdak terlalu penting. 

  • Turunkan harga Di waktu tertentu
    Karena pelanggan anda pasti kebanyakan adalah perempuan, dimana mereka akan selalu mengejar yang termurah meskipun selisihnya tidak seberapa. Hal ini bisa anda terapkan untuk kelancaran bisnis anda, Anda mungkin bisa menerapkan harga di bawah standar dengan selisih yang tidak merugikan anda tentunya.

    Ketika pelanggan telah merasa betah untuk berbelanja dari anda, sangat besar kemungkinan mereka akan mempromosikan anda tanpa harus diminta.

  • Berikan Bonus kepada pelanggan
    Jika anda melakukan poin diatas yaitu menerima pesanan dari pembeli, anda akan lebih mudah melihat modal dan keuntungan yang didapat,

    Misalkan dalam satu bulan Ibu A belanja kepada anda Rp. 1.200.000 , modal yang anda keluarkan untuk barang pesanan si Ibu A tersebut adalah Rp. 800ribu rupiah, dari hal tersebut anda bisa dengan jelas melihat keuntungan yang didapat dari si Ibu A tersebut.

    Maka apa salahnya memberikan mereka bonus, mungkin anda bisa memberikan bonus berupa 1/2 kg Ayam, atau 1kg telur ataupun yang lainnya.

    Silahkan buat perhitungan dan kebijakan sendiri misal 3-10% dari keuntungan bulanan, akan dikembalikan kepada pembeli sebagai bonus dalam bentuk barang atau yang lainnya. 

    Hal ini bisa menjadi cara yang jitu terlebih ketika anda baru memulai bisnis sayuran ini, strategi ini mungkin sangat cocok diterapkan.

5. Pembagian Hasil keuntungan

Pembagian hasil ini sepenuhnya ditangan anda, namun tidak ada salahnya anda menerapkan strategi dibawah ini
  • Langung membagi hasil keuntungan, 
    Misal 30% keuntungan anda tambahkan untuk modal berikutnya, 30% anda simpan untuk cadangan modal anda, 30 % untuk kebutuhan sehari - hari anda, dan yang 10 % nya adalah untuk bonus bagi pelanggan, jika menerapkan poin seperti diatas.

    Jumlah persentasi hanyalah contoh, anda bisa menyesuaikan dengan cara anda sendiri, namun yang pasti akan sangat disarankan untuk langsung memisahkan dan membagi hasil keuntungan, utamanya agar bisnis anda lebih termanage.

  • Gunakan keuntungan untuk menutupi modal yang terhutangkan
    Hutang pelanggan dalam bisnis sayuran ini sangat mungkin dan sering kali terjadi, terlebih ketika anda berada dalam lingkungan yang berdekatan dengan pelanggan anda.

    Maka disarankan untuk selalu menutupi modal dari dagangan yang dihutangkan oleh keuntungan yang anda terima, dengan begitu anda bisa meminimalisir kemacetan modal yang disebabkan hutang pelanggan.

Itulah 5 Strategi bisnis sayuran yang bisa kami sampaikan di kesempatan kali ini. Pada akhirnya semuanya kembali lagi pada anda yang menjalankan bisnis, silahkan ambil strategi yang sekiranya bisa anda terapkan dalam bisnis anda.

Jika anda memiliki strategi lain yang sekiranya bermanfaat untuk pembaca yang lain, jangan ragu untuk menuliskannya di komentar, dan terimakasih sudah berkunjung.
LihatTutupKomentar